Introduksi spesies adalah
masuknya atau berpindahnya suatu jenis spesies dari habitatnya di suatu tempat
ke tempat lainnya baik dilakukan secara sengaja maupun secara tidak sengaja.
Introduksi spesies ini bisa berakibat positif maupun negatif terhadap daerah
yang baru dimasuki oleh spesies baru tersebut. Spesies-spesies yang dapat
berpindah pada suatu tempat ke tempat lainnya pada umumnya memiliki daya
adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga spesies ini mampu
bertahan bahkan berkembang biak dengan baik pada lingkungannya yang baru. Ada
beberapa spesies yang justru perkembangannya menjadi tak terkendali sehingga
menjadi hama dan merugikan manuasia.
Introduksi
spesies yang tidak disengaja
Spesies yang satu ini kita pastinya
sudah mengetahuinya bahkan persebarannya hampir merata dan dapat beradaptasi
dengan baik terhadap lingkungan barunya. Tikus merupakan spesies jenis omnivora
yang berasal dari daerah Norwegia sehingga namanya “Rathus Norvegicus”. Spesies
tikus ini mengikuti manusia dan terbawa dalam kapal-kapal yang berlayar dari
Norwegia ke berbagai penjuru wilayah di dunia. Tikus merupakan salah satu
binatang yang paling pesat perkembangannya karena sifat reproduksinya sangat
tinggi serta sangat adaptatif terhadap lingkungannya. Karena tikus merupakan
jenis hewan omnivora serta perkembangannya tak terkendali yang salah satu penyebabkan
rusaknya bahan pangan manusia sejak ribuan tahun yang lalu, sekaligus menjadi
salah satu hama yang menjadi musuh manusia di berbagai negara. Di negara
Amerika Serikat kerugian ayang diakibatkan oleh tikus ini terhitung mencapai
$2,5 milyar/thn.