Showing posts with label Lahan. Show all posts
Showing posts with label Lahan. Show all posts

Wednesday, August 10, 2011

Menyusun Peta Kesesuaian Lahan Untuk komoditas Perkebunan (Part 2)


Tahap Pengolahan Data dan Penyusunan Peta Kesesuaian Lahan 

Tahapan pengolahan data dan penyusunan peta kesesuaian lahan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu, analisis laboratorium, penyusunan basis data, serta evaluasi lahan. Sampel tanah yang dianggap mewakili satuan evaluasi lahan pada tahapan sebelumnya kemudian dianalisis di laboratorium. Dari hasil analisis sampel tersebut dilakukan untuk menentukan tekstur, pH, kadar organik, N, P, K total, P tersedia, kelompok basa (Ca, Mg, K, dan Na), KTK, kejenuhan basa dan kemasaman (Al dan H). Hasil laboratorium tersebut kemudian dikorelasikan dengan hasil pengamatan dan pengukuran dilapangan. Seharusnya data hasil pengukuran atau pengamatan dilapangan tidak berbeda jauh dengan data hasil analisis di laboratorium. Jika terjadi perbedaan antara data lapangan dan data laboratorium maka yang akan digunakan adalah data hasil analisis dilaboratorium.

Menyusun Peta Kesesuaian Lahan Untuk komoditas Perkebunan (Part 1)


Secara umum tahapan kegiatan yang digunakan dalam menyusun peta kesesuaian lahan untuk komoditas perkebunan dapat dibagi menjadi 4 tahapan yaitu; persiapan, penelitian lapangan, pengolahan data dan pengusunan peta kesesuaian lahan. Adapun penjelasan dari tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

Tahap persiapan

Tahapan persiapan dilakukan dengan tujuan untuk persiapan sebelum melakukan survei di lapangan. Dalam tahapan persiapan juga harus dilakukan observasi lapangan sebagai studi awal untuk menentukan kelayakan lahan untuk perkebunan tebu. Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan ini antara lain, aspek penggunaan lahan (land-used), kelerengan (slope), serta tanah. Tahap persiapan juga harus mencakup rencana untuk tahapan survei dan penelitian di lapangan termasuk persiapan peta-peta rencana lokasi areal perkebunan.

Tuesday, July 19, 2011

Tata Cara Budidaya Tanaman Tebu (Bagian 1: Mempersiapkan Lahan/Tanah "Land Preparation")




1. Mempersiapkan Lahan/Tanah (Land Preparation)


Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan tanah agar dapat menjadi media yang baik sehingga menciptakan kondisi pertumbuhan tanaman tebu yang sehat dan normal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan lahan (land preparation) adalah sebagai berikut.


Brushing merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk memotong tunggul dan sampah guna memudahkan pembajakan, dan meratakan tanah, serta mencacah sampah yang tidak terbakar. Kegiatan ini dilakukan pada areal tanaman ratoon yang akan dibongkar atau areal yang akan ditanami kembali (replanting cane). Indikator brushing yang baik adalah semua tunggul dan sampah terpotong sehingga tanah menjadi rata. Brushing dilakukan dengan menggunakan implement berupa piringan (disc) harrow Ku Lin atau Baldan yang ditarik oleh traktor medium 140 HP. Kapasitas kerja yang mampu dilakukan oleh alat ini yaitu 0,9 ha per jam. Tanah yang telah di-brushing dibiarkan selama 3 - 7 hari untuk mematikan biji-biji gulma.